admin

admin

Berburu Kualitas, Pesantren Mah’ad Aly lakukan Seleksi Ketat

Pelaksanaan seleksi calon santri pesantren Mahasiswa Mah’ad Aly IAI DDI Polman dilakukan melalui seleksi ketat. Seleksi tersebut meliputi tes kompetensi dasar calon santri dan kompetensi keahlian.

Sekalipun lembaga Mah’ad Aly merupakan lembaga yang berorientasi peningkatan kapasitas pengetahuan bisa diikuti oleh seluruh mahasiswa namun tetap memberlakukan standar kemampuan awal dan motivasi untuk mengikuti proses kajian di Mah’ad Aly IAI DDI Polewali Mandar.

Pesantren Mahasiswa ini dipimpin Bapak Dr. Basri Mahmud. Beliau mengungkapkan semoga dengan memberlakukan seleksi yang ketat, kita memiliki keluaran mahasiswa yang dapat diandalkan sesuai dengan kebutuhan tuntutan zaman.

Yayasan DDI Sipamandar Polewali Mandar, Tandatangani BASO SSO.

Penandatanganan BASO (Berita Acara Siap Operasi) Yayasan DDI Polman pada pihak telkom atas pemasangan jaringan I net SSO kampus IAI DDI Polewali Mandar. kesepakatan kedua belah pihak ditandangani langsung oleh ketua Yayasan DDI Sipamandar oleh Anwar Sewang dan Lan Latuamury selaku manager Service telkom Parepare. dalam berita acara tersebut Pihak IAI DDI Polewali Mandar menyatakan bahwa layanan diberikan oleh telkom sudah sesuai dengan spesifikasi yang dipersyaratkan oleh pihak IAI.

melalui layanan ini, pihak IAI DDI Polewali Mandar dapat memanfaatkan fasilitas internet secara optimal melalui program SSO dalam proses belajar mengajar di IAI DDI Polewali Mandar. 

Maba IAI ikuti Pesantren Mahasiswa di Padang Lampe Pangkep

Aktivitas mahasiswa baru IAI DDI Polman setelah shalat subuh dilanjutkan dengan kegiatan tadarrus. 

Kegiatan ini merupakan rangkaian orientasi pengenalan kampus mana IAI tahun akademik 2017. Pesantren mahasiswa tersebut menjadi agenda tahunan yang wajib diikuti oleh setiap mahasiswa baru dalam rangka pembinaan mental dan spiritualnya.

Dinilai tidak konsisten, Panitia mendapat protes keras dari IAI DDI Polman

Partai final bulu tangkis antara IAI DDI Polman dan STAI Halmahera diwarnai protes keras akibat inkonsistensi panitia Poski I terhadap aturan juknis yang telah ditetapkan.

Partai final yang seharusnya dimulai pada pukul 14.35 molor dan tidak memberlakukan Walkout setelah 3×5 menit dari jadwal ditetapkan, sedangkan pada babak penyisihan aturan itu diberlakukan ketat oleh panitia. Sehingga pihak IAI DDI menganggap bahwa panitia poski I melakukan diskriminasi aturan terhadapnya.